Harian Kontan     11 Jan 2018

Penjual Faktur Pajak Dihukum Lebih Berat

JAKARTA. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghukum Amie Hamid dengan kurungan 4 tahun enam bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Amie terbukti bersalah dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil tindak pidana di bidang perpajakan. Sebelumnya, Amie sudah lebih dulu dipenjara karena kasus pajak.

Dalam persidangan Senin (8/1), hakim juga memerintahkan perampasan harta milik Amie untuk negara. Harta tersebut selama ini jadi barang bukti berupa rumah, apartemen, gedung olah raga, kos-kosan, vila, ruko, kios, mobil, motor, uang kas, dan barang elektronik senilai total Rp 26,9 miliar.

Putusan TPPU ini merupakan hasil dari pengembangan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan berupa penjualan faktur pajak yang dilakukan Amie. Atas perkara ini, Amie dijatuhi hukuman dua tahun enam bulan penjara serta denda Rp 246 miliar.

"Ditjen Pajak mengapresiasi dan terima kasih kepada majelis hakim," jelas Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak dalam keterangan resmi, Rabu (10/1). Pelaku kejahatan pajak biasanya terkait dengan TPPU, sehingga harus mendapat hukuman berat untuk timbulkan efek jera.

Berita Pajak

Peraturan Pajak

KEBIJAKAN PERPAJAKAN SEHUBUNGAN DENGAN BENCANA ALAM GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI WILAYAH DONGGALA, ...
Read More
NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA ...
Read More
NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA ...
Read More
NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA ...
Read More

Kurs KMK

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17376.3
USD 15076
GBP 19599.1
AUD 10751.6
SGD 10946.53
* Rupiah

Berlaku : 10 Oct 2018 - 16 Oct 2018