Harian Kontan     22 Feb 2018

Relaksasi Pajak, Pembiayaan Modal Ventura Tumbuh

JAKARTA. Angin segar berhembus ke arah pelaku usaha modal ventura. Hal ini seiring rencana Kementerian Keuangan memberikan relaksasi pajak guna menunjang sektor bisnis ini.

Salah satunya berupa pemberian insentif fiskal kepada modal ventura yang membenamkan modal ke pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk usaha rintisan (startup). Insentif ini disambut baik pemain modal ventura.

Ketua Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri R Sirait mengaku, insentif ini menjadi salah satu yang ditunggu pelaku usaha. "Hal ini merupakan bagian dari kajian Amvesindo sebagai salah satu insentif dari apa yang kami lakukan terhadap startup maupun UKM," kata dia, Rabu (21/2).

Menurut Jefri, industri modal ventura memiliki karakteristik cukup berbeda dengan industri keuangan lain. Pemain di sektor ini harus memberikan pendampingan untuk mendorong pertumbuhan bisnis dari pasangan usaha.

Tentu ini tidak mudah. Pasalnya pengembangan industri kecil dan menengah atau perusahaan rintisan memiliki risiko besar. "Mengelola start up dan UKM memang seperti bayi sehingga ada risiko yang harus kami hadapi," kata dia, Rabu (21/2).

Amvesindo menganggap insentif pajak juga berguna mendukung ekosistem bisnis modal ventura yang mendukung bisnis. Pemerintah, Selasa lalu (20/2) mengungkapkan rencana mengeluarkan laba perusahaan modal ventura dari objek pajak penghasilan (PPh). Rencana itu diharapkan bisa mendorong perusahaan modal ventura yang lebih banyak lagi menyuntik dana investasi ke perusahaan rintisan (startup) dan UMKM.

CEO PT Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro juga menyambut baik rencana insentif tersebut. Menurut dia, adanya kebijakan tersebut bisa mendongkrak dana kelola yang dimiliki MCI. "Jadi lebih banyak yang dana yang bisa disalurkan ke start up," jelas dia kepada KONTAN, Rabu (21/2).

Selama ini, Mandiri Capital lebih banyak menanamkan modal pada perusahaan start up. Eddi menambahkan, insentif fiskal tersebut menguntungkan bagi modal ventura.

Tetapi, Eddi menekankan, perusahaan yang paling diuntungkan sebenarnya adalah perusahaan startup sendiri.

Di 2017, Mandiri Capital telah berinvestasi di delapan perusahaan startup dengan nilai pembiayaan di atas Rp 350 miliar. Pada tahun ini, MCI mendapat kucuran modal dari induk sebesar Rp 500 miliar untuk berinvestasi di lima startup-tujuh startup baru.

Berita Pajak

Peraturan Pajak

PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN SELAMA HARI LIBUR IDUL FITRI DAN CUTI BERSAMA HARI RAYA ...
Read More
NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA ...
Read More
TANGGAL JATUH TEMPO PEMBAYARAN ATAU PENYETORAN SERTA BATAS AKHIR PELAPORAN PAJAK SEHUBUNGAN DENGAN ...
Read More
NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA ...
Read More
RINCIAN BIDANG USAHA DAN JENIS PRODUKSI INDUSTRI PIONIR YANG DAPAT DIBERIKAN FASILITAS PENGURANGAN ...
Read More

Kurs KMK

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16263.79
USD 13923
GBP 18532.57
AUD 10580.97
SGD 10405.95
* Rupiah

Berlaku : 6 Jun 2018 - 26 Jun 2018